Lari Pagi

Wah ternyata, lapangan tenis tua ini cukup nyaman buat lari. Pagi ini saya kembali, kalo kemarin sore hanya saya, istri dan Faras, sekarang Faris dan adik saya Nenden juga ikut, mumpung kuliahnya libur.

Setelah 7 keliling dan melakukan senam kecil, kita main bola. Beberapa menit mulai, ternyata ada bapak-bapak yang suka ketemu di masjid datang dengan peralatan tenis lengkap. Padahal sering ketemu, saya ga tahu namanya, duh gusti! :)

Beliau langsung membawa sapu lidi di dalam toilet yang sudah rusak untuk menyapu daun kering yang berserakan. Karena malu hehe, saya menawarkan bantuan, tapi si Bapak bilang tidak usah, nanti teman-temannya juga banyak yang datang. Ternyata benar, beberapa saat kemudian 5 orang teman tenisnya datang. Saya juga baru tahu, ternyata lapangan tenis ini masih dipakai! Padahal saya tinggal disini sudah 2 tahun. Nah ini dia, ketika kita menemui tempat baru, berkenalan dengan orang baru, menggunakan jalan yang belum pernah dilewati, selalu ada hal-hal baru yang akan menambah wawasan kita, dan tentunya juga mem-plong-kan otak kita, lebih  fresh!, meningkatkan kreatifitas, melatih otak kanan, menambah daya imajinasi, bisa jadi ada peluang bisnis baru ehmm :) dan ternyata yang "baru-baru" itu tidak selalu jauh, bahkan yang dekat-dekat dengan kita juga  mungkin banyak yang belum kita ketahui. Seperti kata teman saya, agar banyak ide, "Keluarlah! jangan melototi monitor terus!"

Hal lain yang menyenangkan adalah si Bapak tadi memberitahu saya kalo mau latihan tenis, tinggal ikuti jadwal tenis mereka 3 kali seminggu, datang jam 7 sebelum yang lain datang. Tuh kan! bisa jadi ini peluang saya punya kegiatan olahraga baru yang sama sekali belum pernah saya mainkan. Boro-boro main tenis, megang raketnya aja belum pernah! Haturnuhun, Pak! bola tenisnya, anak saya senang sekaliii!

Jogging Track Baru



Bener ga sih jam-jam yang paling capek dan bingung itu setelah sholat Ashar? Setidaknya itu menurut survey saya selama (setidaknya) 20 tahun, sampelnya saya sendiri, sedari saya mulai aqil baligh sampai sekarang sudah penuh dengan dosa haha. Apalagi kalo dari pagi ga ngerjain apapun, siangnya tidur kebablasan sampai sore, bangun pasti bingung. Makanya menurut para ahli, tidur sore itu kurang bagus untuk otak, dulu kata guru ngaji saya waktu kecil, tidur sore itu bikin cepat pikun! Nuhun Mang, sampe sekarang saya masih inget! Beberapa detik lalu saya tidak terbayang akan nulis itu :)

Contoh yang lain, sewaktu masih ngantor, biasanya sore hari sudah lelah, otak sudah ga mau mikir, solusinya senam leher, lihat ke monitor lalu ke atas lihat jam dinding, lihat monitor lagi, jam dinding lagi, begitu seterusnya, maunya cepat pulang, sampai lupa di taskbar Window kanan bawah juga ada jam digital haha, jadi ga usah tungak tengok! namanya juga sudah ga fokus!

Waktu masih kecil, sore hari adalah waktu yang menyenangkan untuk main karena biasanya semua teman hadir sepulang dari madrasah, apa yang bikin kesal? lagi asyik main disuruh pulang untuk mandi dan makan, mungkin inilah yang dirasakan anak saya sekarang, seringnya kalo dipanggil pulang karena mau maghrib, yang satu manyun satu lagi nangis haha!

Tolong jangan ditanggapi serius ya hehe, yang serius adalah saya ini jarang sekali berolahraga, bukan jarang sih, hampir ga pernah! Sering begadang nyari tambahan recehan, pola hidup kurang sehat, sejak 4 tahun lalu keluar kerja, hanya beberapa kali saya lari. Apalagi lari dari kenyataan, insya Allah ga pernaaaah! Dulu sih setidaknya seminggu sekali main futsal. Tapi sudah sadar pun, sering males, nyari-nyari alasan. Entah karena sudah bosan berjanji kepada diri sendiri, saat ini gairah untuk lari sedang cukup menggebu, memanfaatkan waktu sore agar lebih produktif. Mungkin juga karena sering dengar cerita istri soal pola hidup sehat, maklum dia sering baca artikel tentang kesehatan selain makeup. Jadi ok deh, olahraga saya sanggupi, tinggal berhenti merokok yang susah, niat berhenti pun belum haha!

Alasan saya males lari diantaranya adalah lokasi jogging track yang cukup jauh, yang saya ingat kalo mau lari ya di lapang Gasibu, Saparua, Sabuga, pokoknya lintasan lari yang keren-keren. Padahal kalo niatnya kuat, ya lari mah tinggal lari aja, dimanapun heuheu. Emang dasarnya males aja, jangan ditiru ya, Gaes! Nah kebetulan lapangan Gasibu, kan sedang di renovasi, sekitar 2 minggu lalu saya lari di lapangan Antapani. Hari ini istri mengajak lari di lapang tenis masih di dalam komplek. Owh senangnya, ternyata lapang tua ini bisa dipakai toh! Saya baru tahu! Hayu ah lari duluuu!

Free Font: Surabi Bandung

Beberapa kali bikin typeface, mungkin hanya ini yang agak serius dibuatkan font, belum lengkap sih tapi lumayan bisa bagi-bagi. Mudah-mudahan lain hari bisa dilengkapi jika ada waktu :)

Silahkan diunduh disini mudah-mudahan bermanfaat.

Oh iya, kalau Kamu bikin suatu karya grafis pakai font ini, kirim ke saya yah via lewosdesign@gmail.com. Terimakasih.


Faris, Tipografi yang Terinspirasi dari Proses Kelahiran Anak Pertama Saya



Kelahiran anak pertama pastilah sangat dinantikan. Begitu juga dengan saya dan istri. Antara perasaan bahagia dan kecemasan menyatu. Prosesnya yang lumayan susah payah membuat saya yang menyaksikan proses kelahirannya semakin cemas. Tidak sampai disitu, ternyata setelah dilahirkan anak saya tidak bernafas sampai beberapa menit kemudian. Itupun harus dibantu dengan oksigen.

Kurawel


Vmale





























Artwork ini saya buat dengan "ketidaksengajaan" pada tahun 2008. Waktu itu saya datang ke salon langganan yang dekat dengan tempat tinggal. Sambil nunggu giliran saya ambil sebuah majalah (nama majalahnya lupa), ketemulah foto ini, sambil mengira-ngira foto ini mau diapakan, setelah ketemu idenya, lalu saya minta izin untuk menyobeknya.

Awalnya saya buat manual dulu dengan menggunakan kertas kalkir, lalu foto dan hasil goresan tangan di-scan, disatukan di Photoshop dengan menambahkan beberapa imej yang lain. Jadilah seperti yang terlihat di atas. Soal nama "Vmale" muncul begitu saja, memang tadinya terinspirasi dari fotonya (seorang perempuan), biar terlihat "aneh" dan terlihat sedikit mikir, saya beri judul "Vmale", bukan "Female" :)




Girl on Vector



























Ini adalah artwork yang saya kerjakan dalam waktu 2 hari di kost-an seorang teman, masa-masa baru selesai di wisuda kebetulan saya numpang tinggal :) Masa-masa cemas, setelah lulus bingung mau kemana, daripada ngelamun, mending membuat sesuatu yang berguna. Artwork ini diambil dari foto seorang model via Google, saya tidak tahu siapa namanya hehe.... iseng-iseng dapat sesuatu, minimal bisa dipajang di blog ini. Oh iya, artwork ini dibuat dengan menggunakan program CorelDraw X3, pada tahun 2007.

Logo Cafe Bajoo


Hari ini kami kembali ke Kampung Lio lagi. Sekaligus untuk (lagi-lagi) membicarakan jadwal ngajar. Kami merasa yang di Kidul pun belum efektif karena ada 3 hari yang “terganggu” oleh kegiatan IRM. Kebetulan semua relawan di Kidul adalah anak-anak IRM. Sehingga aktifitasnya memang harus dibagi dengan kegiatan-kegiatan organisasi tersebut. Sebagian, kata Deni meminta ngajar jangan berhenti di hari kemarin.

Hari Berbagi...

Hari Keempat
Hari ini adalah hari istimewa buat agama Islam, Hari Raya Idul Adha, Hari berbagi. Namun bagi saya, hari ini tidak hanya istimewa, tapi sangat istimewa! Sejak kali pertama kuliah tahun 2002 sampe sekarang, saya belum pernah melihat penyembelihan hewan kurban di kampung sendiri pada hari H lebaran. Paling datang setelah lebaran atau tidak sama sekali. Jadi, karena sudah biasa, wajar kalau suara-suara takbir tidak terlalu memengaruhi saya untuk pulang dulu ke rumah meskipun cuma menempuh waktu sekitar 1jam’an lebih dari beskem Panawuan :). Yang menjadikan hari ini sangat istimewa adalah karena berlebaran di tempat yang sama sekali baru, berkumpul dengan orang2 baru, untuk keperluan tugas pula sebagai salah satu dari tim residensi yang saya yakin tidak semua desainer bisa mendapatkan pengalaman seperti kita. Terus terang, sejak kuliah hingga beberapa saat sebelum P Fahmi menjelaskan tentang tujuan proyek ini beberapa waktu lalu, saya selalu bertanya dalam hati: Apa yang bisa berikan kepada masyarakat dengan bidang yang saya geluti (desainer grafis.red)? Mudah-mudahan, pengalaman ini bisa menunjukkan jawabannya...